Posts

Paket Trekking

IMG_7920

Paket Wisata Petualangan Mendaki Gunung – Trekking di Jawa Timur

1. Semeru Trekking (3 hari 2 malam)
Start from: Tumpang – Ranupane Village (2200m) – Ranu Kumbolo (2400m) – Kalimati Camp (2700m) – Arcapada Camp (2900m), Mahameru Summit (3676m) – Ranu Kumbolo Lake – Ayek-ayek (2300m) – Ranupane – Tumpang

2. Arjuno and Welirang Trekking (3 hari atau 4 hari)
Start: Tretes – Kokopan Camp (1500m) – Pondok Penambang (Sulphur Mining Hut 2250m) – Welirang Summit (3156m) – Camp Site – Arjuno Summit (3229m) – Lawang / Cangar

3. Panderman Trekking (2 hari 1 malam)

4. Sempu Trekking (1 hari atau 2 hari)
Start: Pantai Sendang Biru – Teluk Semut – Segara Anakan – Pasir Kembar – Pasir Panjang – Segara Anakan – Teluk Semut – Sendang Biru

5. Argopuro Trekking (4 hari 3 malam)
Start: Baderan – Cikasur – Cisentor – Rawa Embik – Rengganis – Argopuro (3088m) – Cemoro Limo – Taman Hidup – Bremi

6. Sukamade Trekking (1 hari atau 2 hari)

7. Alas Purwo and Baluran Trekking

8. Raung Mountain Trekking (on request)

9. Ijen Trekking (1 hari)
Sempol (800m) – Paltuding (1600m) – Ijen Crater (2386) – Paltuding – Sempol / Licin

———————————————————————————————–

Berminat berpetualang? hubungi customer service kami….

Gunung Bromo

Gunung Bromo (dari bahasa Sanskerta: Brahma, salah seorang Dewa Utama dalam agama Hindu), adalah sebuah gunung berapi aktif di Jawa Timur, Indonesia. Gunung ini memiliki ketinggian 2.329 meter di atas permukaan laut dan berada dalam empat wilayah kabupaten, yakni Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Lumajang, dan Kabupaten Malang. Gunung Bromo terkenal sebagai obyek wisata utama di Jawa Timur. Sebagai sebuah obyek wisata, Bromo menjadi menarik karena statusnya sebagai gunung berapi yang masih aktif. Gunung Bromo termasuk dalam kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.

Bentuk tubuh Gunung Bromo bertautan antara lembah dan ngarai dengan kaldera atau lautan pasir seluas sekitar 10 kilometer persegi.

Gunung Bromo mempunyai sebuah kawah dengan garis tengah ± 800 meter (utara-selatan) dan ± 600 meter (timur-barat). Sedangkan daerah bahayanya berupa lingkaran dengan jari-jari 4 km dari pusat kawah Bromo.

Selama abad 20 dan abad 21, Gunung Bromo telah meletus sebanyak beberapa kali, dengan interval waktu yang teratur, yaitu 30 tahun. Letusan terbesar terjadi 1974, sedangkan letusan terakhir terjadi pada 2011.

Sejarah letusan gunung Bromo : Bromo: 2011, 2010, 2004, 2001, 1995, 1984, 1983, 1980, 1972, 1956, 1955, 1950, 1948, 1940, 1939, 1935, 1930,1929, 1928, 1922, 1921, 1915, 1916, 1910, 1909, 1907, 1908, 1907, 1906, 1907, 1896, 1893, 1890, 1888, 1886, 1887, 1886, 1885,1886, 1885, 1877, 1867, 1868, 1866, 1865, 1865, 1860, 1859, 1858, 1858, 1857, 1856, 1844, 1843, 1843, 1835, 1830, 1830, 1829,1825, 1822, 1823, 1820, 1815, 1804, 1775

Bagi penduduk sekitar Gunung Bromo, suku Tengger, Gunung Bromo / Gunung Brahma dipercaya sebagai gunung suci. Setahun sekali masyarakat Tengger mengadakan upacara Kasodo. Upacara ini bertempat di sebuah pura yang berada di bawah kaki Gunung Bromo dan dilanjutkan ke puncak Bromo. Upacara diadakan pada tengah malam hingga dini hari setiap bulan purnama sekitar tanggal 14 atau 15 di bulan Kasodo (kesepuluh) menurut penanggalan Jawa.

Perjalanan melalui pintu barat dari arah pasuruan yaitu masuk dari desa Tosari untuk menuju ke pusat obyek wisata ( lautan pasir )terbilang berat karena medan yang harus ditempuh tak bisa dilalui oleh kendaraan roda 4 biasa ini dikarenakan jalan turunan dari penanjakan kearah lautan pasir sangatlah curam, kecuali kita menyewa jip yang disediakan oleh pengelola wisata, jadi wisatawan banyak yang berjalan kaki untuk menuju ke pusat lokasi. Namun apabila kita melalui pintu utara dari arah sebelum masuk probolinggo yaitu pada daerah Tongas, kita akan menuju desa cemoro lawang sebelum turun menuju lautan pasir maka tidaklah terlalu berat dikarenakan turunan dari lerengnya tidaklah terlalu curam sehingga sepeda motor pun dapat melaluinya. Kebanyakan para wisatawan yang ingin mudah mencapai lautan pasir melewati jalur ini. Namun bila anda ingin menyaksikan sunrise yang sering ditampilkan di foto – foto, yang banyak difoto dari puncak penanjakan maka anda lebih praktis melewati jalur pintu barat.

Namun bila anda mempunyai jiwa petualang maka anda dapat mencoba jalur perjalanan yang jarang dilalui wisatawan. Yaitu melalui kota Malang anda masuk melalui kota kecil tumpang kemudian masuk kota pronojiwo lalu akan melalui cagar alam yang sangat indah dari sini anda akan menjumpai pertigaan jalan dimana kearah selatan akan memasuki ranu pane ( kearah gunung semeru ) dan kearah utara anda memasuki lautan pasir bromo yang berada di punggung gunung bromo sebelah selatan. Pertigaan tersebut bernama Jemplang. Perjalanan diawali dengan menuruni bukit yang kemudian disambut dengan padang rumput yang lama kelamaan berganti menjadi lautan pasir. Jalan ini akan mengitari gunung bromo melewati lautan pasir selama kurang lebih 3 jam. Jalur ini sebenarnya tidak terlalu curam dan dapat dilalui sepeda motor, namun memerlukan jiwa petualang karena jalurnya yang masih jarang dilewati dan tidak ada satupun persinggahan maupun rumah penduduk. Kita akan benar- benar disuguhkan dengan perjalanan yang sangat menantang. Namun anda akan diganjar dengan rahasia Bromo yang lain, yang sangat jarang dilihat wisatawan, yaitu padang ruput sabana dan bunga yang sangat luas berada dibalik Gunung Bromo. Sungguh pemandangan yang berkebalikan pada sisi Utaranya yang gersang dan berdebu. Namun perlu diingat, sebaiknya jangan melalui jalur ini pada malam hari dan atau dalam cuaca yang berkabut. Jalur tidak akan terlihat dalam kondidi seperti ini.

Lautan pasir adalah andalan wisata dari gunung Bromo, di alam pegunungan yang sejuk, kita dapat melihat padang pasir dan rerumputan yang luas. Sedangkan yang paling ditunggu dari gunung bromo adalah sightview ketika matahari terbit dan terbenam karena memang akan kelihatan jelas sekali dan sangat indah. Walaupun perjalanan ke Bromo sangat berdebu, tapi tidak terasa, karena keindahan yang disuguhkan benar-benar luar biasa.

Berlibur menuju bromo dapat dibilang praktis bila anda menyukai tipe traveller dan melalui jalur pintu utara. Anda dapat melakukan kunjungan dalam jangka waktu 12 jam saja. tentunya bila anda memulainya dari kota Surabaya, Malang, Jember dan sekitarnya. Perjalanan dapat dimulai dari jam 12 malam sehingga anda akan sampai sekitar pukul 2 – 3 pagi. Dimana anda dapat beristirahat dahulu sebelum melihat sunrise. Penjual makanan dan minuman di areal lautan pasir biasanya sudah buka menjelang pukul 3 pagi, sehingga anda sudah bisa bersiap – siap untuk melakukan pendakian melewati anak tangga puncak bromo yang terkenal itu. nikmatilah pemandangan sampai jam 9 pagi dan anda pun dapat kembali sampai di kota keberangkatan anda sekitar 12 siang. Sebagai catatan, apabila anda melakukan perjalanan diareal lautan pasir ditengah kegelapan malam, sebagai patokan menuju areal parkir sekitar Pura anda dapat melihat patok dari beton yang sengaja diberikan sebagai penunjuk menuju areal pura. Dan apabila anda tersesat jangan panik dan meneruskan perjalanan ( apalagi ditengah kabut tebal ), tunggulah karena biasanya mulai jam 2 – 3 pagi beberapa penunggang kuda sewaan melintas diarea lautan pasir.

Rafting Songa Bromo 2 Hari

Periode           : Low Season

Hari 1 : Rafting-Check-in

  • Penjemputan di Stasiun/Bandara Malang menuju Probolinggo
  • Rafting di Songa Atas/Bawah.
  • Makan siang di basecamp Songa
  • Menuju Cemara Indah hotel (check-in)

Hari 2 : Hotel-Bromo Midnite Tour-Check out hotel

  • Penjemputan di hotel pkl 03.00 menggunakan jeep menuju Pananjakan ±45 menit (Spot tertinggi melihat Sunrise)
  • Tiba di Pananjakan I, sambil menunggu dan melihat Matahari Terbit, terdapat warung-warung yang menjual makanan dan minuman hangat, sewa jaket
  • Melanjutkan menuju “Lautan Pasir” dan menaiki ±250 anak tangga menuju kawah Bromo
  • Setelah puas menikmati keindahan gunung Bromo, kembali ke mobil dan perjalanan menuju hotel dan check out hotel.

>>Sayonara-Sampai Jumpa di Tour berikutnya<<

 

Harga min :

  • 40 orang : Rp. 1.020.000,-/orang (2 lokasi & Songa Atas)
  • 40 orang : Rp. 1.060.000,-/orang (4 lokasi & Songa Atas)
  • 40 orang : Rp. 980.000,-/orang (2 lokasi & Songa Bawah)
  • 40 orang : Rp. 1.020.000,-/orang (4 lokasi & Songa Bawah)

 

 

Fasilitas :

  • Transport all in (bus, driver, bbm, parkir)
  • Tour leader
  • Jeep 2/4 lokasi
  • Hotel Cemara Indah
  • HTM Bromo
  • Rafting Songa Bawah/Atas
  • Paintball
  • Inap Tour leader
  • Makan 2x

 

Tidak termasuk :

  • Tips driver
  • Tiket naik kuda
  • Pengeluaran pribadi
  • Dokumentasi
  • Asuransi

 

 

Rafting Outbound Songa Bromo 2 Hari

Periode           : Low Season

Hari 1 : Malang-Probolinggo (Outbound & Rafting)-Check-in

  • Penjemputan di Stasiun/Bandara Malang menuju Probolinggo
  • Outbound di pagi hari
  • Dilanjutkan dengan Rafting di Songa Atas/Bawah.
  • Makan siang di basecamp Songa
  • Menuju Cemara Indah hotel (check-in)

Hari 2 : Hotel-Bromo Midnite Tour-Check out hotel

  • Penjemputan di hotel pkl 03.00 menggunakan jeep menuju Pananjakan ±45 menit (Spot tertinggi melihat Sunrise)
  • Tiba di Pananjakan I, sambil menunggu dan melihat Matahari Terbit, terdapat warung-warung yang menjual makanan dan minuman hangat, sewa jaket
  • Melanjutkan menuju “Lautan Pasir” dan menaiki ±250 anak tangga menuju kawah Bromo
  • Setelah puas menikmati keindahan gunung Bromo, kembali ke mobil dan perjalanan menuju hotel dan check out hotel.

>>Sayonara-Sampai Jumpa di Tour berikutnya<<

 

Harga min :

  • 40 orang : Rp. 1.120.000,-/orang (2 lokasi & Songa Atas)
  • 40 orang : Rp. 1.160.000,-/orang (4 lokasi & Songa Atas)
  • 40 orang : Rp. 1.080.000,-/orang (2 lokasi & Songa Bawah)
  • 40 orang : Rp. 1.120.000,-/orang (4 lokasi & Songa Bawah)

 

 

Fasilitas :

  • Transport all in (bus, driver, bbm, parkir)
  • Tour leader
  • Jeep 2/4 lokasi
  • Hotel Cemara Indah
  • HTM Bromo
  • Rafting Songa Bawah/Atas
  • Outbound
  • Inap Tour leader
  • Makan 2x

 

Tidak termasuk :

  • Tips driver
  • Tiket naik kuda
  • Pengeluaran pribadi
  • Dokumentasi
  • Asuransi

Rafting Flying Fox Songa Bromo 2 Hari

Periode           : Low Season

Hari 1 : Malang-Probolinggo (Flying Fox & Rafting)-Check-in

  • Penjemputan di Stasiun/Bandara Malang menuju Probolinggo
  • Selanjutnya kegiatan flying fox
  • Dilanjutkan dengan Rafting di Songa Atas/Bawah.
  • Makan siang di basecamp Songa
  • Menuju Cemara Indah hotel (check-in)

Hari 2 : Hotel-Bromo Midnite Tour-Check out hotel-Transfer Out

  • Penjemputan di hotel pkl 03.00 menggunakan jeep menuju Pananjakan ±45 menit (Spot tertinggi melihat Sunrise)
  • Tiba di Pananjakan I, sambil menunggu dan melihat Matahari Terbit, terdapat warung-warung yang menjual makanan dan minuman hangat, sewa jaket
  • Melanjutkan menuju “Lautan Pasir” dan menaiki ±250 anak tangga menuju kawah Bromo
  • Setelah puas menikmati keindahan gunung Bromo, kembali ke mobil dan perjalanan menuju hotel dan check out hotel.

>>Sayonara-Sampai Jumpa di Tour berikutnya<<

 

Harga min :

  • 40 orang : Rp. 1.110.000,-/orang (2 lokasi & Songa Atas)
  • 40 orang : Rp. 1.070.000,-/orang (2 lokasi & Songa Bawah)
  • 40 orang : Rp. 1.150.000,-/orang (4 lokasi & Songa Atas)
  • 40 orang : Rp. 1.110.000,-/orang (4 lokasi & Songa Bawah)

 

Fasilitas :

  • Transport all in (bus, driver, bbm, parkir)
  • Tour leader
  • Jeep 2/4 lokasi
  • Hotel Cemara Indah
  • HTM Bromo
  • Songa rafting
  • Flying fox
  • Inap Tour Leader
  • Makan 2x

 

Tidak termasuk :

  • Tips driver
  • Tiket naik kuda
  • Pengeluaran pribadi
  • Dokumentasi
  • Asuransi

 

Bromo Cottage

Bromo Cottage adalah salah satu hotel terbaik di Wonokitri Tosari, satu-satunya hotel berbintang di kawasan Bromo (wilayah Pasuruan). Memiliki pemandangan yang indah. Dari hotel ke puncak Pananjakan Bromo sekitar 30 menit. Menyediakan anggaran akomodasi dekat dengan gunung Bromo, Bromo Cottage luas dan bersih, dengan pemandangan indah Tennga Caldera.

 

Bromo Cottage terletak di Wonokitri Tosari, Pasuruan, Jawa Timur, Indonesia.

Catatan : Harga tidak berlaku untuk periode Lebaran, Natal dan Tahun Baru.

Klik Bromo Cottage untuk cek harga

 

Biaya Rafting Songa Atas

Biaya Rafting Songa Atas

songa adventureSudah pernah wisata arung jeram di Rafting Songa Probolinggo, Songa Bawah ataupun Songa Atas Pekalen Probolinggo? Kalau belum, Anda harus mencobanya. Resikonya adalaaah….. KETAGIHAN!

Harga Baru Paket Arung Jeram Songa Rafting Pekalen (Berlaku mulai bulan Januari 2018)

 

Rafting Songa Atas

Rp.319.000/ Orang  (Min.5 Peserta)

Harga spesial: minimal 20 orang (NEGO… hubungi customer service kami)

Fasilitas:

* Minuman selamat datang (welcome drink)
* Peralatan standar (helm, dayung, pelampung, perahu karet)
* Air mineral bekal pengarungan
* Transportasi lokal (shuttle service)
* Guide
* Rescue team
* Snack dan kelapa muda
* Makan siang
* Asuransi
* Rafting trip 12 km

Keterangan :

* Lokasi : Sungai Pekalen Atas
*
Start – Finish : Dusun Angin, Ranu Gedang – Dusun Gembleng, Pesawahan
*
Jarak tempuh : 12 km
*
Jeram : 54 jeram
*
Grade : 2-4
*
Daya tarik : Air terjun, kelelawar dan pemandangan tebing yang indah.

Syarat mengikuti Rafting / Arung Jeram :
*
Berbadan sehat berusia  mulai 7 s/d 55 tahun
*
Tidak memiliki penyakit jantung & epilepsi
*
Tidak dalam keadaan hamil
*
Tidak perlu kemampuan fisik tertentu
*
Tidak perlu dapat berenang
* Semangat dan nikmatilah

 

Penginapan dan Paket Outbound Training (fun game, team building), hubungi customer service kami.

Klik di sini untuk melihat peta songa rafting di Pekalen Probolinggo maupun pemesanan dan pembayaran.

 

Mengapa Rafting di Songa Probolinggo

songa rafting

 

Rafting Songa di Sungai Pekalen sangat mengasyikkan lho…

Sudah pernah berarung jeram? Bila Anda belum pernah mencoba untuk Rafting di Pekalen Probolinggo, tentu tidak akan mendapatkan kisah sebuah perjalanan yang menyenangkan. Dan juga tidak akan mendapatkan besarnya manfaat dari kegiatan tersebut untuk mengembangkan potensi diri. Menyusuri arus deras kebanyakan orang menganggap suatu kegiatan yang berpotensi bahaya. Tidak salah tetapi juga tidak benar, karena rafting bukan olahraga yang membahayakan.

Rafting atau Arung Jeram di Songa Rafting Probolinggo
Rafting atau Arung Jeram adalah salah satu bentuk kegiatan di alam terbuka. Dalam melakukan kegiatan ini, air dan perahu karet digunakan sebagai medianya. Kegiatan ini dapat dilakukan secara perorangan maupun berkelompok. Untuk kegiatan perorangan perahu yang digunakan adalah perahu kayak atau canoe, sedangkan untuk kegiatan yang berkelompok, menggunakan perahu karet jenis oval kapasitas 4,5,6 sd 12 orang. Sedangkan untuk sungai sendiri ada tingkat kesulitan atau grade dimana skalanya 1 s/d 6. skala 1 s/d 3 layak digunakan untuk wisata, sedangkan skala 4 s/d 6 untuk kegiatan petualangan.

Jeram di Songa Rafting
Dalam melakukan kegiatan rafting kita akan menemui jeram. Jeram adalah suatu daerah disungai, dimana arus yang dilalui deras. Arus yang deras ini terbentuk akibat adanya perbedaan ketinggian sungai dan adanya batu-batuan.

Rafting Songa atau Arung jeram di Pekalen selain sebagai olahraga yang akan memberikan manfaat kesehatan secara fisik ternyata juga mampu meningkatkan mental seseorang. Bahkan manfaat secara mental jauh lebih besar dari manfaat kesehatan fisik. Dengan berarung jeram, kita seperti di ajak melupakan rutinitas yang membosankan. Read more

Gambaran Songa Rafting di Pekalen Probolinggo

peta songa rafting

Peta Songa Rafting Probolinggo

Berikut ini gambaran dan suasana wisata petualangan bersama kami.

Sungai Pekalen Atas ini masih sama terletak di desa Ranu Gedang, kecamatan Tiris, kabupaten Probolinggo, propinsi Jawa Timur. Dinamakan desa Ranu Gedang, karena di desa ini banyak terdapat pohon pisang (dalam bahasa jawa pisang disebut Gedang). Pekalen Atas memiliki tingkat kesulitan yang lebih tinggi untuk berarung jeram dibandingkan dengan Pekalen Bawah. Bersumber dari mata air Gunung Argopuro dan Gunung Lamongan dengan lebar sungai rata-rata 5-20 meter dan kedalaman air kurang lebih 1-3 meter.

Jarak pengarungan dari Start-Finish kurang lebih 12 kilometer yang ditempuh selama 3,5 jam. Jumlah jeram sekitar 50 buah seperti Welcome, Batu Jenggot, Pandawa, Rajawali, Xtravaganza, KPLA, Tripple Ace, The Fly Matador, Hiu, Cucak Rowo, Long Rapid, Good Bye. Ada pula Jeram Inul, disebut demikian karena untuk melewati jeram itu, setiap peserta harus “bergoyang bak Inul”. Tingkat kesulitan arung jeram disini yaitu grade II sampai III+.

Read more